Belajar Investasi Bagi Pemula – Tak cukup hanya menabung di Bank saja, demi masa depan anda melakukan investasi sejak dini merupakan hal yang sangat baik dilakukan. Sebab hasil menabung yang anda dapatkan dari bunga bank tidaklah tinggi. Oleh karena itu, berinvestasi sangatlah penting. Lalu bagaimana cara investasi bagi pemula? Berikut bisa anda lakukan sebagai pemula yang akan mulai berinvestasi.
Tetapkan Tujuan Investasi, Waktu Investasi, dan Besar Investasi, Tujuan berinvestasi ini penting. Sebab itulah akhir yang ingin anda dapatkan dari investasi yang anda lakukan nantinya. Dengan adanya tujuan investasi yang jelas, tentunya anda juga akan lebih bersemangat dalam berinvestasi.
Tetapkan juga berapa lama anda ingin berinvestasi di suatu jenis investasi itu. Misal ingin 5 tahun, 10 tahun, atau pun lebih. Waktu investasi ini penting agar anda memiliki perencanaan yang jelas.
Tetapkan juga nilai investasi yang akan anda lakukan nantinya. Misal sebesar Rp. 1.000.000 atau Rp. 2.000.000 per bulannya.
Pilih jenis investasi yang diinginkan. Seperti investasi produk reksadana, saham, emas, properti, atau yang lainnya. Dari jenis investasi yang dipilih nantinya akan memiliki tingkat resiko masing-masing jenis. Biasanya, semakin besar hasil yang akan anda dapatkan nanti, maka akan semakin besar juga resikonya. Pahamilah karakter dari tiap jenis investasi itu dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Setelah memilih jenis investasi yang diinginkan, lalu mulailah untuk rutin dalam berinvestasi. Patuhi juga apa yang sudah anda tetapkan di awal, misal anda akan rutin berinvestasi tiap bulan, per dua bulan, atau juga per tiga bulan. Kedisiplinan anda dalam rutin berinvestasi sangatlah penting di sini. Agar tujuan anda dalam berinvestasi bisa anda dapatkan sesuai target yang telah ditentukan.
Selalu monitor baik perkembangan bisnisnya maupun nilai investasinya yang anda lakukan. Agar nantinya anda bisa menilai investasi yang anda lakukan itu sesuai dengan target yang diharapkan atau tidak. Misal awalnya anda berharap return 30% per tahun, namun ternyata investasi yang anda lakukan malah rugi. Sehingga anda bisa untuk memindahkan investasi yang sedang anda lakukan itu.
Evaluasi ini juga tak hanya soal return yang didapat, tapi juga soal kedisiplinan anda dalam menjalankannya. Itu bisa menjadi catatan tersendiri bagi pengalaman anda berinvestasi.