3i-Networks memberikan kontribusi signifikan, Tinjauan Umum Tahun 2014 , Tahun 2014, secara umum perekonomian dunia yang awalnya terlihat mulai membaik ternyata dalam perjalanan terjadi perlambatan.  Indonesia  mengalami defisit neraca berjalan dan harus menghadapi kenyataan keluarnya dana-dana asing seiring kebijakan pengurangan stimulus moneter oleh Federal Reserve, yang berakibat pada volatilitas nilai tukar Rupiah yang mencapai level Rp12.385 per USD di akhir tahun.

Akibat kondisi di atas, pada gilirannya pertumbuhan perekonomian Indonesia melambat menjadi 5,02%, lebih rendah dibanding tahun 2013 dan 2012 yaitu 5,78% dan 6,23%. Seperti didiskusikan di awal, penurunan ini akibat menurunnya  defisit neraca berjalan.

Tingkat inflasi Indonesia  akhir tahun 2014 mencapai 6,29% yang lebih rendah dibanding tahun 2013 yaitu 8,38%. Masih tingginya inflasi ini mendorong kecenderungan kemampuan daya beli masyarakat juga rendah. Salah satu penyumbang inflasi tahun 2014 adalah kondisi global, dinaikkannya harga bahan bakar minyak (BBM) untuk mengurangi subsidi pemerintah atas BBM yang diikuti oleh penaikan harga barang-barang lain sehingga beban masyarakat dan industri juga meningkat, serta juga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Tetapi di lain sisi pasar modal Indonesia masih menunjukkan prestasi yang baik di tahun 2014. Ekonomi Amerika Serikat terlihat mulai membaik. Dampak krisis keuangan, utang dan anggaran yang sampai tahun 2012-2013 masih melanda sebagian negara-negara Uni Eropa, mulai menunjukkan perbaikan di tahun 2014.

Tinjauan Perusahaan Tahun 2014

Perseroan membukukan pendapatan premi sebesar Rp 843 milyar, terjadi penaikan sebesar 17,6% bila dibanding tahun 2013 (Rp 717 milyar). Ini merupakan kontribusi dari bisnis asuransi jiwa individu konvensional, asuransi individu unitlink, asuransi jiwa kumpulan, asuransi kesehatan kumpulan, syariah serta, employee benefit program / managed care.

Total kekayaan perseroan mencapai Rp 4,73 trilyun, meningkat sebesar 0,04% bila dibandingkan tahun 2013 (Rp 4,72 trilyun), yang sebagian besar merupakan harta produktif (earning assets)  sebesar Rp 4,56 trilyun (97% dari total kekayaan). Ini menunjukkan bahwa  Perusahan tetap konsisten untuk menjaga komposisi earning assets di kisaran 95% dari total kekayaan.

Total pendapatan investasi mencapai Rp 285 milyar dengan rata-rata imbal hasil neto (setelah pajak) mencapai 7% dari total dana investasi yang dikelola, hal ini relatif lebih baik bila dibandingkan dengan rata-rata tingkat suku bunga BI sebelum pajak mencapai 7.75%.

Pencapaian tingkat solvabilitas (RBC) adalah salah satu faktor penting untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan sehingga perlu dijaga dalam batas aman untuk menunjang pertumbuhan perseroan. Sejak tahun 2013 cadangan teknis dihitung berdasarkan metode prospektif premi bruto, sedangkan tahun 2012 dan sebelumnya dihitung berdasarkan metode prospektif premi neto, hal ini menyebabkan penaikan signifikan baik terhadap besarnya portofolio cadangan sebagai kewajiban kepada pemegang polis di tahun 2014 dan 2013.

Akhir tahun 2014, pencapaian tingkat solvabilitas mencapai 225%. Ini berarti perseroan dalam kondisi sangat sehat (solven) karena telah melampaui ketentuan yang dipersyaratkan yakni minimum sebesar 120%.

Baca juga: Presentasi Cara mendapatkan Penghasilan Tambahan Bulanan

Pada tahun 2014, Jumlah agen individu hampir mencapai 1.600 orang yang didukung oleh 62 cabang pemasaran individu. Pemasaran korporasi didukung oleh 20 cabang korporasi. Untuk pelayanan purna jual terdapat 53 kantor (25 kantor cabang utama pelayanan nasabah – L@NCAR – dan 28 sub-cabang). Unit usaha lain yang dimiliki perusahaan adalah Employee Benefit Program / Managed Care yang melayani nasabah-nasabah group dengan kategori khusus serta Retail Insurance untuk penjualan langsung kepada nasabah, baik pengiriman melalui surat atau telepon. Tahun 2014, keagenan individu dengan 3i-Networks.com memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan premi selama tahun 2014.

Distribusi pemasaran terus dikembangkan sebagai wujud arahan dan harapan pemegang saham dan manajemen untuk terus mengembangkan layanan berkualitas yang dekat dengan para nasabah sehingga dapat memberikan layanan terbaik dan responsif. Perusahan juga meningkatkan kerjasama dengan perbankan, perusahan pembiayaan, perusahaan penunjang usaha asuransi/broker asuransi, penjualan langsung serta pola-pola penjualan dengan mengandalkan pola rekrutmen agency 3i Networks dengan tenaga pemasar yang memiliki jaringan luas sekaligus melakukan perekrutan agen baru.

Perusahan akan selalu berusaha meluncurkan produk-produk inovatif yang lebih memenuhi kebutuhan nasabah individu (perorangan), antara lain: asuransi seumur hidup, asuransi kesehatan individu, asuransi penyakit kritis, asuransi kecelakaan diri, unit link, maupun asuransi kumpulan seperti asuransi kredit pemilikan rumah, asuransi kesehatan untuk karyawan perusahaan sebagai komplementer BPJS Kesehatan, serta mengelola dana pensiun melalui DPLK. Di samping itu Perusahaan melakukan kerjasama koordinasi manfaat (CoB – cordination of benefit) dengan BPJS Kesehatan yang diharapkan biaya asuransi kesehatan bagi karyawan menjadi relatif lebih murah.

Sebagaimana kita saksikan sepanjang tahun 2014 telah begitu banyak bermunculan peluang fantastik dalam teknologi informasi yang banyak ditunggu-tunggu – dari trend yang sudah ada sampai teknologi baru yang lahir di tahun 2014. Memanfaatkan peluang tersebut, Perusahaan telah membangun serangkaian proyek-proyek TI yang akan menopang lanskap IT yang efektif dan efisien. Perusahaaan telah banyak menyelesaikan pekerjaan TI di tahun 2014 dan telah merencanakan prakarsa kunci untuk masa depan. Perusahaan menaruh perhatian besar pada pengembangan teknologi komputasi dan informasi yang terus berkembang drastis dan terus terjadi revolusi. Dengan semakin berkembangnya industri dunia teknologi, Perusahaan akan terus mengikuti tren kemajuan teknologi, memanfaatkan perkembangan teknologi terbaru dan berinovasi. Perusahaan telah memilih dan memanfaatkan inovasi teknologi untuk kemaslahatan bersama. Perusahan telah berinvestasi dan akan terus berinvestasi secara substantif untuk teknologi baru. Perusahaan telah mempersiapkan rencana untuk meningkatkan layanan Bik dari segi fungsi maupun kehandalan yang berkelanjutan. Dengan teknologi lanskap yang berubah dengan cepat, TI terus menggali dan mengembangkan cara-cara baru untuk memberikan layanan kepada pelanggan mereka.

Perseroan akan mengelola aspek bisnis untuk tumbuh secara seimbang, baik segi finansial, layanan nasabah, sumber daya manusia, maupun kepentingan para pemangku kepentingan. Pada Oktober 2014, pemerintah telah mengesahkan berlakukan UU No. 40 tahun 2014 tentang Perasuransian. Dengan diratifikasinya UU tersebut, industri asuransi akan mulai mengalami transformasi. Perseroan akan menjalani perubahan ini sebagai tantangan untuk menunjukkan bahwa perseroan akan bekerja lebih baik dengan memberikan kontribusi positif kepada pemangku kepentingan.

Kami percaya bahwa seluruh visi, misi dan nilai nilai hakiki merupakan landasan kokoh bagi seluruh pemangku kepentingan atau bagi mereka yang selalu bersama CAR. Kami berkomitmen untuk menjalankan CARE – Customer Oriented, Aspire People to Grow together, Responsible to Stakeholders, Empowerment to Community. 

Baca Juga : Tabungan Pendidikan

Sebagai penutup, kami ucapkan terima kasih kepada segala pihak khususnya kepada seluruh Nasabah, Pemegang Saham, seluruh staf dan agen CAR, serta mitra kerja bahwa atas kerja sama dan kerja keras selama tahun 2014 sehingga Perseroan dapat tumbuh menjadi seperti saat ini. Kami ingin menekankan bahwa keberhasilan Perseroan adalah keberhasilan kita bersama,because we do CARE.

Life Begins at 40, Life Begins with CAR!

Salam hormat,

PT AJ Central Asia Raya

Sumber: http://www.car.co.id/id/tentang-kami/profile/tinjauan