Asuransi Central Asia Raya Targetkan Hasil Investasi 20%

Asuransi Central Asia Raya Targetkan Hasil Investasi 20%

Asuransi Central Asia Raya Targetkan Hasil Investasi 20%, Jakarta – PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life) menargetkan hasil investasi tahun ini bisa berada di angka 15-20 persen. Hal ini seiring dengan alokasi investasi perseroan yang lebih banyak ditempatkan di pasar modal. Direktur Utama CAR Life Freddy Thamrin menjelaskan, untuk mendapatkan hasil investasi yang maksimal, portofolio investasi harus lebih banyak ditempatkan di pasar modal.”Investasi kan bisa ditempatkan di pasar uang dan pasar modal, namun apabila ingin hasil yang besar, harus lebih banyak di pasar modal,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/5). Sampai tahun lalu, sekitar 30-40 persen dari dana investasi ditempatkan di obligasi. Lalu sekitar 10-15 persen ditempatkan di reksadana. Sementara sisanya ditempatkan di saham dan deposito. “Tahun ini polanya masih sama, kami masih akan memperbesar di pasar modal seperti obligasi, reksadana dan saham,” katanya. Freddy mengungkapkan, selain memperbesar hasil investasi, perseroan juga memperbesar pendapatan premi. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan premi sebesar Rp 1,15 triliun atau meningkat dibandingkan akhir 2014 sebesar Rp 843 miliar. Sedangkan sampai kuartal I-2015, pendapatan premi perseroan sudah mencapai Rp 300 miliar. Produk yang dipasarkan CAR LIfe, menurut Freddy, sekitar 50 persen adalah produk individu dan 50 persen lainnnya adalah produk untuk korporasi.”Dari produk individu tersebut, sekitar 60 persen adalah produk unit link dan sisanya adalah produk tradisional,” katanya. Jalur pemasaran produk tersebut paling banyak melalui jalur keagenan dan bancassurance. Freddy menjelaskan, perseroan tahun ini berencana menambah 400 agen sehingga total agen yang dimililki mencapai 2.000 agen. Sementara untuk jalur bancassurance, perseroan menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan bank umum lainnya. Perseroan, jelas Freddy juga memiliki produk asuransi mikro yang dipasarkan secara digital melalui kerja...
Central Asia Raya

Central Asia Raya

PT A.J. Central Asia Raya didirikan pada tanggal 30 April 1975 berdasarkan Akta Notaris Ridwan Suselo no. 357, dengan modal Rp 500 juta. Sejak semula, seluruh pemegang saham, komisaris dan direksi telah sepakat untuk menjadikan PT A.J. Central Asia Raya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa yang telah melalui tiga dekade dan terus berkembang. Hal ini telah dibuktikan oleh perseroan dengan memiliki kekayaan lebih dari Rp 3,81 triyun, risk based capital (RBC) 216%, serta satu-satunya perusahaan asuransi jiwa dan yang pertama berhasil meraih Platinum Award dari majalah InfoBank atas predikat “sangat bagus” selama 10 (sepuluh) tahun berturut-turut (1999 s/d 2008). Persaingan bisnis global menjadikan tantangan bagi Perusahaan untuk menjadi perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia tidaklah mudah. Pemerintah semakin serius membenahi institusi keuangan yang menghimpun dana masyarakat baik perbankan, sekuritas, maupun asuransi (jiwa dan umum). Pasar asuransi semakin terbuka, sedangkan masyarakat semakin kritis dan mengerti akan pentingnya dunia asuransi. Tahun 2012 UU Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah disahkan, maka otoritas atau regulator jasa keuangan, khususnya jasa asuransi, pada 01 Januari 2013 akan beralih dari Kementerian Keuangan kepada OJK. Banyak faktor untuk menjadi yang terbaik, antara lain: dukungan pemegang saham, komitmen manajemen, kerja keras seluruh staf, permodalan, sumber daya manusia, teknologi informasi, pemasaran, produk-produk bermutu, dan layanan prima bagi nasabah. Dukungan pemegang saham sangat penting terutama dari segi permodalan, dan ini dibuktikan bahwa pemegang saham menyetujui penambahan modal disetor sebesar Rp 100 milyar pada tahun 2008. Jumlah modal disetor ini telah memenuhi ketentuan Pemerintah dalam bidang perasuransian sebelum ketentuan itu diterbitkan. Hal ini sangat penting sekali bahwa perusahaan telah mengantisipasi perubahan-perubahan regulasi dalam bidang industri asuransi. Komitmen manajemen (Komisaris dan...